Postingan

The Peanut Butter Falcon

Gambar
Apa jadinya kehidupan seseorang jika seringkali dihabiskan untuk lari dari sesuatu? Tapi kali ini bukan perkara lari dari masalah, sebab dia sendiri lah masalah tersebut. . Ini adalah cerita tentang Zak (Zack Gottsagen), seorang pemuda yang mengidap down syndrome di sebuah tempat semacam rumah panti sosial, yang belakangan baru diketahui namanya, Brittayven. . Disana ada banyak orang selain Zak, yang umumnya orang tua jompo. Hanya saja, Zak memang tampak cukup jadi perhatian paling khusus dari yang lain, akibat selalu berusaha melarikan diri dari panti. . Persoalannya cukup unik, Zak terobsesi untuk bertemu dengan Salt Water Redneck (Thomas Haden Church), seorang pegulat profesional seperti Smackdown yang diidolakannya dari menonton video kaset VHS berulang-ulang bersama kakek tua yang jadi roomate-nya, Carl (Bruce Dern). . Carl pula yang pada suatu kesempatan nantinya berhasil membantu misi Zak untuk melarikan diri dari panti, setelah sebelumnya juga sempat bersiasa

Hindia - Rumah ke Rumah

Gambar
Hindia foto: http://bit.ly/36ka2C5 Menyesal tak kusampaikan Cinta monyetku ke Kanya dan Rebecca Apa kabar kalian di sana? Semoga hidup baik-baik saja Tak belajar, terkena getahnya Saat bersama Thanya dan Saphira Kupercaya mungkin bukan jalannya Namun kalian banyak salah juga Jika dahulu ku tak cepat berubah Ini maafku untuk, S harfina Segala doa yang baik adanya Untukmu dan mimpimu yang mulia Pindah berkala, rumah ke rumah Berharap bisa berujung indah Walau akhirnya harus berpisah Terima kasih karena ku tak mudah Pindah berkala, rumah ke rumah Berharap bisa berujung indah Walau akhirnya harus berpisah Terima kasih karena ku tak mudah Maaf jika ku sering buat susah Indisya, panda, Anggra, Caca, Sismita Perempuan terkuat dalam hidupku Terjanglah apapun yang kalian tuju Kau datang saat gelapku merekah Seluruh hatiku untukmu meidiana Kau pantas dapatkan yang baik di dunia Semoga kita bertahan lama Pindah berkal

Gulungan Kertas Kuning

Gambar
Beberapa waktu lalu saya menemukan gulungan kertas kecil berwarna kuning, dari dalam saku belakang celana panjang saya yang baru kering dari jemuran. Dengan perlahan saya buka agar kertasnya tidak robek, lalu saya menemukan tulisan tangan saya yang khas, yang tidak cukup buruk namun tidak juga bisa dibilang bagus. Atau mungkin lebih tepatnya berkarakter sepertinya, entahlah. Kertas berwarna kuni ng itu tampak bertuliskan "Bagaimanpun yang ingin dikatakan, harus disampaikan!" Saya tak bisa mengingat pasti untuk apa dan bagaimana gulungan kertas tersebut sampai ada di dalam saku celana saya. Yang bisa saya tebak, mungkin saat itu saya mendapatkan ide tentang sesuatu namun baru terpikir serangkai kalimat pendek itu saja. Maka sudah pasti saya harus mencatatnya segera saja agar tidak lupa, dan bisa menggunakannya di lain waktu sebagai bagian dari ide untuk menulis. Mungkin itu puisi, atau apapun yang bisa saya tuliskan. Kita lihat saja.

Yang Dibuthkan Untuk Sukses

Gambar
Ada yang pernah berpendapat, bahwa selain membutuhkan bakat dan usaha keras, untuk bisa membuka jalan menuju pintu-pintu kesuksesan, seringkali juga dibutuhkan sentuhan keberuntungan. Yang mana ini cukup langka. Sebab keberuntungan itu ada banyak jenisnya. Di antaranya ada keberuntungan berupa "waktu yang tepat" atau berupa "orang sebagai pembuka/penyambung jalan" atau ada pula yang menyebutnya sebagai "orang dalam". Meski ini agak lucu sebenarnya dan seringkali jadi berkonotasi negatif. Tak ada yang benar atau salah sesungguhnya, semuanya sah-sah saja di dunia ini. Karena siapapun berhak atas kesuksesan itu. Persoalan selanjutnya adalah bagaimana cara menggapainya? Sebab katanya, jalan masing-masing dari kita memang sudah tersedia jatahnya sendiri-sendiri. Maka dari itu ketika bakat dan usaha keras sudah cukup diperjuangkan dengan baik, mungkin memang butuh waktu yang tepat atau bertemu sosok berjasa pembuka jalan. Atau biarkan semesta beke

Perjalanan

View this post on Instagram A post shared by muhajir suardi (@ajirisme) on Dec 28, 2019 at 10:21pm PST Banyak orang bilang, bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan panjang. Perjalanan yang tanpa ada kata akhir. Meskipun, kadangkala sebagian orang yang sedang dalam kejatuhannya yang tak terperi, juga merasa kalau dari setiap kenyataan yang terjadi, telah merenggut banyak hal dari kehidupan mereka. Karena seperti yang kita ketahui bersama, bahwa masalah demi masalah di dunia tidak akan benar-benar hilang dari kehidupan kita, melainkan berganti wujud menjadi masalah yang baru. Dari yang bisa diambil sebagai hikmah pelajaran, mungkin saja Itu terjadi karena akan selalu ada proses demi proses yang baru setelahnya. Sebuah jalan setapak, yang mesti kita lewati dengan tekad yang keras secara terus-menerus tanpa henti Belum lagi, ada bermacam bentuk halang rintang, yang harus selalu siap sedia kita hadapi di tengah perjalanan. Baik yang bisa diprediksi

Kita Adalah

Gambar
Kita bukanlah apa-apa dan siapa-siapa. Kita adalah diri kita sendiri dengan tulang-belulang, daging, organ tubuh, rambut, beserta ruh, pikiran, perasaan, harapan, ingatan, dan kenangan.

Alasan Berkomentar

Gambar
Jadi menyebalkan itu mudah saja, mudah sekali. Ada isu sosial lalu lanjutkanlah dengan asal berkomentar tanpa kesadaran penuh. Lalu berbuat sesuka hati, tanpa pertimbangan, nah jadilah menyebalkan. Dan sebaliknya, jadi orang menyenangkan itu begitu susah. Sebab, mestilah berbuat lebih. Namun itu tak jadi masalah, toh jadi orang biasa pun sebenarnya tak ada yang salah sama sekali. Asalkan tak merugikan da n menyakiti orang, asalkan sudah berusaha berbuat baik setulus hati, sudah cukuplah rasanya. Tapi, baik bagi diri sendiri belum tentu baik juga bagi orang lain. Dan ya, maka dari itulah perlunya menjadi peka pada orang lain. Lagi pula bagaimanapun yang terjadi, setiap orang memang akan selalu punya alasan untuk berkomentar. . #pengingatdiri