Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kapitalisme

Kapitalis Pemula

Apa mungkin seseorang yang hidup di era modern dengan cara dan gaya hidup yang juga modern bisa bebas lepas dari jeratan kapitalisme? Ha? Mungkinkah?  Hmmm mungkin itu tidak mungkin terjadi. Tapi mungkin saja itu mungkin terjadi. Atau mungkin itu memang sudah terlanjur terjadi, mungkinlah. Namun dari kondisi yang sedang berlangsung saat ini. Dalam keadaan antara sadar dan tanpa sadar, sebenarnya seseorang ini telah larut dalam lingkaran setan itu sejak lama. Atau baru beberapa tahun terakhir menjalankannya. Bahkan bisa saja ia telah mengadopsi cara yang sejiwa dengan jalan kapitalisme sejak lama namun masih menolak untuk disamakan.  Meneriaki orang sebagai kapitalis tapi lupa berkacaya pada diri sendiri. Sungguh ironi sekali bukan? Sepertinya panca indera dan kalbunya terlah dibuat tertipu-daya oleh bujuk-rayu dari mulut-manis sang penggoda sejati.  Sebab dia telah menjelma jadi kapitalis kecil-kecilan, atau sebut saja kapitalis pemula. @30haribercerita #30...

Kapitalisme + Tamak = Konsumerisme

Adapun kita bisa melihat dan mungkin merasakan sendiri, bagaimana perubahan tatanan kehidupan sosial yang terjadi pada zaman modern ini, secara sadar juga tidak sadar menggerogoti jiwa dan pikiran kita untuk turut menyesuaikan diri dengan fenomena sekitar, bahkan trend yang berkembang di dunia. Seolah kita disuapi terus tanpa henti, dengan aneka penawaran-penawaran menarik, gila-gilaan, dan menggiurkan yang sulit diabaikan. Ibarat kucing dikasih ikan, ya mau, pasti senang sekali dia. Mungkin ini yang disebut "konsumerisme" oleh para tokoh pemikir sosiolog, ekonom, aktivis sosial, dan orang-orang yang memang mengamati fenomena sosial. Konsumerisme yang katanya lahir dari perpaduan kapitalisme dan kontrol diri yang kurang atau sebutlah tamak itu pun, akhirnya mengakibatkan ketergantungan yang menjadi-jadi dan sebenarnya sama sekali tidak memiliki alasan penting untuk bisa membuat hidup jadi lebih baik. Justru sebaliknya, seperti tak ada habisnya, hidup seoalah terus-terusan ...