Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sastra

Siasat Merekayasa Perasaan"

Yang selalu kau kejar bersakit-sakitan Sampai merah berdarah itu adalah luka Dan aku sudah khatam sekali caramu Kau pasti sengaja memperdaya kesadaranmu sendiri Nampak kentara sekali di matamu Pilunya kau nikmati hebat Serasa kau menyambung ingatan Melipat jarak antara waktu kepada rindu Kau menjalin kembali kenangan itu Kepingan masa lalumu Membongkar kumpulan rahasia lama tak terperi Berusaha menemukan celah untuk kau singgahi Barangkali menempatinya sekali lagi Seolah pikiranmu berkuasa Menentukan jalan cerita Yang sebenarnya terjadi adalah Kau membenarkan titik-titik prasangka Nuranimu terganggu bergejolak Kau melemparkan seringai itu Tersenyum bangga di wajahmu Dalam diam kau berkelakar Sungguh ini kesempatan berharga Untuk bertolak pada jejakmu dulu Lalu bunga di taman hatimu bermekaran Akhir kisah, siasatmu merekayasa kenyataan perasaan

Kapal Udara

Bersiaplah Rangkai ulang kerangka itu segera Yang rusak parah memecah Dari terpatah-patahnya arah Rentangkanlah Rajut pula sepasang kepaknya Jangan lupakan tuas kendali tenaga Dan sediakan cukup bahan bakarnya Terbangkanlah Jauh menerawang ke atas sana Setinggi-tinggi kemampuannya Sampai saat menatap langit susah karena silau cahaya Melayanglah Pergi melesat ke ufuk cakrawala Selaju-lajunya melewati horizon utara Bebas mengudara hingga tanpa sadar jiwamu dibawanya Tibalah Rebahkan dulu seluruh badannya Hingga benar sudah letaknya berada Lalu berbahagialah sebagai awaknya

Carry On

No way out Or try to give up It's a decision I need to decide Cause everything is going crazy We could to move on this life Now sing me for goodbye Not for all the memories Cause memories will fly away It's more than anything It's all about destiny To put me and all of you In the temporary circle The line that never break But you know the truth I have to choose my own pathway To guide me to go to forward Or back home with proudly And bring a package of happiness Carry on @30haribercerita #30haribercerita #30harimenulis #30HBC18011

Do'a Pemikat

Purna bulan kala terang Matahari beralih waktu petang Bumi bersisian dua berkat Ibarat hidup diantara sekat Manusia bersusah payah hendak terbang Demi hasrat diri menuju titian ke bintang Kepak pun ditanam di punggung terbebat Lalu selanjutnya menunggu diangkat Tiada terkira jauh melayang Tinggi sekali kepada-Nya tak terbayang Sambil menitipkan doa-doa pemikat Untuk cita-cita dunia yang hebat