Purna bulan kala terang Matahari beralih waktu petang Bumi bersisian dua berkat Ibarat hidup diantara sekat Manusia bersusah payah hendak terbang Demi hasrat diri menuju titian ke bintang Kepak pun ditanam di punggung terbebat Lalu selanjutnya menunggu diangkat Tiada terkira jauh melayang Tinggi sekali kepada-Nya tak terbayang Sambil menitipkan doa-doa pemikat Untuk cita-cita dunia yang hebat