Langsung ke konten utama

Menulis Sampah


Dulu aku pernah membaca kumpulan saran dalam mendalami dunia tulis-menulis. Di mana ada banyak sekali saran yang aku baca saat itu, dan dari sekian banyak saran yang aku baca, salah satu yang bisa aku ingat dengan jelas adalah arahan untuk membuat tulisan sampah sebanyak-banyaknya. Sesampah apapun tulisan itu terasa bagi kita. Dan sesampah apapun tulisan itu saat dibaca, pokoknya tulis saja.
Ya tulis saja semua sampah yang kau tahu, tulis saja semua sampah yang kau mau. Tulislah sebanyak-banyaknya tulisan sampah itu, sampai benar-benar lepas semua rasa sehingga membuatmu puas dalam jiwa.
Tujuannya apa? Menurutnya adalah supaya kita terbiasa menulis jelek, dan dengan begitu kita bisa memaklumi itu, bukan bermaksud untuk memelihara cara menulis sampah itu, namun lebih kepada membuat kita mengerti bagaimana proses berlangsung. Di mana menulis yang bagus baru bisa terlaksana dengan sering dan sebai mungkin apabila menulis sampah dan jelek sudah dilakukan dan dihabiskan semua. Maka segeralah menulis jelek, menulis sampah sebanyak yang kau bisa. Untuk setelahnya bisa menulis yang baik sebanyak mungkin.
Tapi seperti biasa, kebiasaan baruku selalu di luar kendali pikiranku, aku lupa pernah membacanya di mana? Dan lebih parahnya lagi "lupa" itu selalu mengekorku ke manapun dan di manapun. Namun seperti hal semula, aku akan berusaha tak akan lupa untuk sering-sering menulis sampah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKU & OPPO N1 : I WANNA GET OPPO N1

Wow! aku langsung tersentak saat melihat diberanda facebookku, ada satu fanspage memposting sebuah pengumuman kontes blog seperti ini : OPPO Indonesia    :  Mau menjadi salah satu orang pertama yang memiliki smartphone canggih  OPPO N1   Ayo ikutan “Aku & OPPO N1” Blog Contest dan raih kesempatan mendapatkan  OPPO N1 !  Syarat & ketentuan lihat disini  #OPPON1 "Aku & OPPO N1" Blog Contest Iya pengumuman kontes ini dari fanspagenya  OPPO Indonesia ,  kupikir dari pada internetan browsing sana-sini nggak jelas, mending aku coba-coba ikut dalam kompetisi blog ini siapa tahu aku yang beruntung mendapatkan  OPPO N1   yang canggih dan keren itu . Setelah menelusuri link demi link yang saling terhubung dari  Oppo Indonesia  yang menjelaskan tentang kontes blog yang diselenggrakannya bertema  "Aku & OPPO N1". Dan setelah m embaca beberapa keterangan “Mekanisme Ko...

Lakukan Segera

Tanpa bermaksud menyinggung orang lain, entah kenapa menjadi malas itu rasanya begitu menggoda dan menghanyutkan. Sekali dua kali melakukannya, maka bersiaplah untuk kehilangan banyak hal. Tidak melulu soal uang namun berupa waktu dan kesempatan berharga yang kelak akan susah dilakukan jika memang tidak diprioritaskan. Tapi ya memang jalan kehidupan masing-masing manusia berbeda-beda. Dan ritmenya dalam mengerjakan sesuatu pun juga tidak tentu sama antara satu orang dengan yang lainnya. Malas boleh malas tapi malas yang beralasan pasti, capek, jenuh, mencari pengalaman baru, ataupun memikirkan sesuatu yang tidak biasa. Ya banyak caranya, dan mungkin banyak juga alasannya. Kalau malas yang menghanyutkan dan tidak berguna sama sekali mungkin diri kita sendiri yang tau bagaimana hal itu sebenarnya. Pertanyaan-pertanyaanya. Apakah malah itu berdosa? Kenapa saya malas? Apakah kita tidak boleh malas? Apa yang bisa diperoleh dari malas?Bagaimana rasa malas bekerja? Kalau digali lebih jauh, pe...

Menjadi Baik

Alangkah indahnya dunia ini kalau semua orang jadi keranjingan berbuat baik.  Ya siapa juga sih yang tak merasakan betapa senang dan bahagianya bila mendapatkan perlakuan baik? Jika ingin berbuat baik sebenarnya simple saja, tidak perlu yang muluk-muluk, repot, dan menyusahkan diri. Kebaikan kan ada banyak macamnya, dan tak sedikit juga yang bentuknya nampak sederhana untuk bisa dilakukan, tapi bisa berdampak besar untuk orang lain misalnya menolong orang-orang yang membutuhkan bantuan kita, misalnya lagi juga meski hanya sekadar menyapa pun memberikan senyuman kepada siapapun yang kita temui.  Namun memang berbuat baik meski hanya sederhana tidak semudah yang kita pikirkan, sebab seringkali ada perasaan perasaan yang janggal ataupun merasa tidak enakan, atau sungkan, atau malu, atau karena sebab lainnya. Yang intinya perasaan-perasaan yang muncul itu membuat kita enggan melakukan hal-hal baik yang sederhana itu, dan saya rasa itu adalah bentuk dari pikiran negatif kita yang t...